Rabu, 13 Agustus 2025

Menggambar Vector dengan format EPS - 7+ Rekomendasi Aplikasi Vector Terbaik di PC

Untuk menggambar vektor dengan ekstensi EPS, Anda bisa menggunakan beberapa aplikasi desain grafis yang populer. Beberapa rekomendasi aplikasi yang bisa Anda coba antara lain Adobe Illustrator, CorelDRAW, Inkscape, dan Affinity Designer. Aplikasi-aplikasi ini mendukung format EPS dan menyediakan berbagai fitur untuk membuat dan mengedit gambar vektor.




7+ Rekomendasi Aplikasi Vector Terbaik di PC

Di era digital seperti sekarang, desain grafis sudah jadi bagian penting dari banyak aspek kehidupan—mulai dari membuat banner promosi, materi media sosial, hingga karya seni untuk hiburan. Salah satu teknik desain yang sering digunakan adalah desain vektor.


Apa Itu Desain Vector?

Secara sederhana, gambar vektor adalah jenis gambar yang dibentuk dari garis, bentuk, dan kurva matematika, bukan kumpulan piksel seperti foto biasa.
Kelebihannya, gambar vektor bisa diperbesar atau diperkecil tanpa kehilangan kualitas.
Itulah kenapa vektor sering dipakai untuk membuat logo, ikon, ilustrasi, atau desain yang membutuhkan ketajaman tinggi.

Contoh software vektor populer antara lain Adobe Illustrator dan CorelDRAW.


Rekomendasi Aplikasi Vector Terbaik di PC

Berikut adalah beberapa aplikasi vektor terbaik yang bisa kamu gunakan, baik gratis maupun berbayar.


1. Adobe Illustrator

Siapa yang tidak kenal aplikasi ini? Adobe Illustrator sudah jadi standar industri di dunia desain grafis.

  • Kelebihan: Fitur sangat lengkap, dari pewarnaan, efek, filter, hingga berbagai tool ilustrasi.

  • Kekurangan: Berbayar (ada beberapa fitur gratis, tapi terbatas).

  • Cocok untuk: Profesional atau desainer yang ingin hasil maksimal.


2. CorelDRAW

Saingan terberat Adobe Illustrator, dan sangat populer di Indonesia.

  • Kelebihan: Tampilan user-friendly, cocok untuk pemula hingga profesional. Ada fitur unik seperti Live Sketch dan konversi JPG ke vektor langsung.

  • Kekurangan: Berbayar, dengan opsi sekali bayar atau berlangganan.

  • Cocok untuk: Desainer yang sering membuat logo, brosur, atau ilustrasi detail.


3. Affinity Designer

Awalnya hanya untuk macOS, kini juga tersedia untuk Windows.

  • Kelebihan: Fleksibel, mudah digunakan, mendukung format AI dan PSD, dan cukup terjangkau (sekali bayar).

  • Kekurangan: Fitur belum selengkap Adobe Illustrator.

  • Cocok untuk: Desainer yang butuh software simpel tapi powerful.


4. Inkscape

Software open-source gratis yang sudah ada sejak 2003.

  • Kelebihan: Gratis, mendukung format SVG, CSS, dan XML, ringan, serta bisa otomatis menyimpan di cloud.

  • Kekurangan: Antarmuka kurang modern dibanding software premium.

  • Cocok untuk: Pemula atau desainer yang ingin opsi gratis tapi tetap fungsional.


5. Xara Designer

Aplikasi ini punya tampilan compact dan ramah pemula.

  • Kelebihan: Fitur lengkap untuk membuat logo, brosur, poster, hingga grafis web.

  • Kekurangan: Berbayar, dan kurang populer dibanding nama besar lainnya.

  • Cocok untuk: Desainer yang ingin proses cepat dan simpel.


6. Gravit Designer

Bisa diakses secara online maupun offline.

  • Kelebihan: Ada versi gratis, mudah digunakan, dan mendukung berbagai platform.

  • Kekurangan: Versi gratis terbatas (warna hanya RGB, ekspor maksimal 150dpi).

  • Cocok untuk: Belajar desain vektor atau proyek sederhana.


7. Vectr

Aplikasi desain vektor gratis berbasis web dengan tampilan simpel.

  • Kelebihan: Gratis, bisa ekspor ke SVG, PNG, atau JPG, serta mendukung kolaborasi lewat link.

  • Kekurangan: Fitur terbatas, hanya cocok untuk desain dasar.

  • Cocok untuk: Pemula atau kolaborasi cepat.


8. SVG-Edit

Aplikasi berbasis web yang sudah ada sejak 2009.

  • Kelebihan: Gratis, ringan, mudah digunakan.

  • Kekurangan: Hanya menyediakan fitur dasar.

  • Cocok untuk: Desain vektor sederhana langsung di browser.


Penutup

Dari yang gratis sampai berbayar, setiap aplikasi punya kelebihan dan kekurangannya sendiri. Pilih sesuai kebutuhan dan budget.
Dengan menguasai desain vektor, kamu bisa membuat karya yang tajam, fleksibel, dan siap untuk kebutuhan branding, promosi, atau personal project.


Kalau mau, saya bisa buatkan versi tabel perbandingan supaya pembaca bisa langsung membandingkan kelebihan, kekurangan, dan harga tiap aplikasinya dengan cepat.
Itu akan bikin artikel ini lebih praktis dan menarik.


By. @Septadhana


Tidak ada komentar: